MENGAPA

“If the WHY Is big enough, The HOW is usually not a problem”
Merry Riana

Di line dn fb saya pernah menceritakan keheraan diri. Keheranan atas kehidupan para motivator. Mereka punya karir yang terus meningkat, kekayaan dan fans loyal (Misalnya Bong Chandra, sebelum Jadi “Pemain” properti beliau adalah motivator)

Keheranan inu muncul karena sebagian kita mengatakan: “motivator cuma ngomong doang” atau
“motivasi dari motivator itu buat anak SMP SMA.. ”

aga heran saya. Sebab kenyataanny kehidupan mereka yg berpikir demikian ngga jauh lebih sukses dari motivator. Dan sang motivator dikatai demikian tetap saja hidupnya progresif dan sukses.

Pertanyaan yang muncul “Kenapa ya motivator sukses? Apa yang mereka miliki? ”

Saya riset. Buka buku buku psikologi terapan, googling di internet, “ngobrol” sama sarjana psikologi Unpad. Dapatlah saya pencerahan. Simple sekali sebenarnya jawaban atas pertanyaan diatas.

SEBAB MOTIVATOR PUNYA ALASAN KUAT UNTUK SUKSES
They have the WHY big enough!

Pengalaman saya berteman dg trainer dan motivator, mereka ya memang punya alasan yang Powerfull buat maju. Ada yang punya alasan kenapa harus kaya karena ini adalah jihad, ada yang untuk merebut kemandirian NKRI dari hegemoni negara lain.

Ngeriii saya dengernya

 

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *