Pernikahan, Kematian dan Broker

Artikel Tentang Bisnis

Saya ingin mengajak teman-teman menikmati sajian riset seorang ilmuan tentang pernikahan dan kematian. Apa yang diteliti ya kira-kira? 😀

Ternyata pernikahan seseorang seringkali/rata-rata didatangi oleh 250-500 orang. Begitu juga dengan kematian, yang melayat rata-rata 250-500 orang. Ini rata-rata, ada juga ko yang sampai ribuan.

Nah data ini memberikan gambaran pada kita bahwa seseorang itu rata-rata memiliki jangkauan relasi 250-500 orang.

Apa dampaknya kira kira?

Dampaknya, saat kita butuh uang dan hendak menjual tanah bisa jadi jangkauan relasi kita (yang 250-500 ini) tidak ada yang punya uang ratusan juta hingga milyaran untuk investasi tanah. Kita butuh orang yang memilki relasi kepada investor yang punya banyak uang dan minat investasi tanah. Orang yang kita butuhkan ini sangat mungkin adalah Broker!

Dampaknya saat kita tidak punya kenalan orang penting di sebuah lembaga, kita butuh bantuan seseorang untuk masuk dan mengenalkan kita. Disinilah Deal Maker or Broker dibutuhkan. Karenanya (kaya yang saya tulis di web saya) membangun jaringan itu sangat membantu urusan-urusan kita. “Networking Is Monetizing” ^^

Ahirnya saya mau mengajak temen-temen untuk merenung “jangan-jangan barang yang mau kita jual ngga laku-laku karena yang jual sendirian”
“Jangan-jangan barang yang ingin kita beli, vendor yang ingin kita kontak ngga ketemu-ketemu karena mau nya main ketemu langsung. Takut kepotong sama yang anter”

Sore-sore jadi diajak mikir pake status ini 😅😅😅

Kalau tulisan ini dirasa Berbobot bantu share ya,

 

Baca Juga : Mardigu Wowiek

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *